FOOTPRINTS

Wednesday, September 29, 2010



Kotbah gereja hari minggu kemaren sedikit mengilustrasikan tentang sajak 'footprints' yang telah mendunia. Mungkin juga sajak itu terpasang di dinding rumah anda saat ini. Saya merasa tertegun ketika mendengar ceritanya, memang ini bukan pertama kali saya mendengar. Namun setiap saya mendengarnya, sajak ini menguatkan saya dan membuat saya semakin percaya akan kebaikan Tuhan kepada saya. Inilah sajak 'jejak-jejak kaki' tersebut.


JEJAK-JEJAK KAKI

Suatu malam aku bermimpi
Aku berjalan di tepi pantai dengan Tuhan

Di bentangan langit gelap tampak kilasan-kilasan adegan hidupku
Di tiap adegan, aku melihat dua pasang jejak kaki di pasir
Satu pasang jejak kakiku, yang lain jejak kaki Tuhan.

Ketika adegan terakhir terlintas di depanku
Aku menengok kembali pada jejak kaki di pasir.
Di situ hanya ada satu pasang jejak.

Aku mengingat kembali bahwa itu adalah bagian yang tersulit
Dan paling
menyedihkan dalam hidupku.
Hal ini menganggu perasaanku maka aku bertanya Kepada Tuhan tentang
keherananku itu.
"Tuhan, Engkau berkata ketika aku berketetapan mengikut Engkau,
Engkau
akan berjalan dan berbicara dengan aku sepanjang jalan,
Namun ternyata pada masa yang paling sulit

Dalam hidupku hanya ada satu pasang jejak.

Aku tidak mengerti mengapa justru pada saat aku sangat membutuhkan
Engkau,
Engkau meninggalkan aku?"

Tuhan berbisik, "Anakku yang Kukasihi

Aku mencintai kamu dan takkan meninggalkan kamu

Pada saat sulit dan penuh bahaya sekalipun.

Ketika kamu melihat hanya ada satu pasang jejak ,

ltu adalah ketika Aku menggendong kamu."

-Margaret fishback-

sumber : rumah renungan

Jangan pernah merasa sendiri. Ketika tidak ada bahkan seorang pun yang berada di samping kita ,ketika kita lemah, ketika kita membutuhkan pertolongan, Dia ada untuk kita, dan menggendong kita untuk melewati segala kesulitan hidup.

Read more...